ADS

ADS

PUASA CEGAH PENYEMPITAN PEMBULUH DARAH

penyakit yang berasal dari penyempitan pembuluh darah {aterosklerosis} dapat dicegah dengan cara berpuasa. Puasa menjadi faktor pengendali resiko. Umur, kelamin, dan ras memang tak terhindarkan, tetapi ada faktor resiko lain yang dapat dikendalikan dengan puasa. Di antaranya adalah gaya hidup dan pola makan.
Hal itu disampaikan oleh dokter spesialis bedah yang ahli dalam bidangnya. Bulan ramadhan menjadi medium yang baik untuk mengurangi faktor resiko penyakit dari penyempitan pembuluh darah.
Dari hasil penelitiannya yang dijadikan tesis untuk program paska sarjana diketahui adanya pengurangan trigliserida {lemak}, tekanan darah dan berat badan pada orang awam yang puasa selama 29 hari.
Penelitiannya melibatkan sekitar lima puluh residen dokter yang menjalani puasa disertai pekerjaan rutin sehari-hari. Responden, lanjutnya tidak hanya berpuasa dengan menahan makan dan minum saja tetapi menjalankan aktivitas ibadah wajib dan dianjurkan {sunnah}.
sampel ini mewakili orang-orang awam yang berpuasa juga beraktivitas dan beribadah katanya.
TIGA PARAMETER
Para dokter ahli mengukur tiga parameter tersebut pada sampel darah yang di ambil dari responden di hari ke-29 Ramadhan dan diambil lagi pada satu bulan berikutnya. “orang puasa secara otomatis akan mengurangi makan dan minum, sehingga fakta penelitian menunjukkan adanya kebermaknaan pengurangan tiga faktor resiko penyempitan pembuluh darah.”
Penyempitan pembuluh darah terjadi karena ada kerusakan yang menyebabkan pembuluh mengecil. Resiko penyempitan bertambah apabila faktor resiko tidak dikendalikan. Penyakit akibat penyempitan ini beragam sesuai dengan letak pembuluh darah. Apabila di otak akan mengakibatkan stroke, kalau dijantung bisa stroke, dan di kaki bisa sampai amputasi.
“Pada tahun 2020 di prediksi penyakit akibat penyempitan pembuluh darah meningkat dari sisi kejadiaannya dan kematiaannya.”
Untuk itu mari kita mengajak masyarakat agar menjadikan puasa sebagai gaya hidup. Puasa tidak hanya dilakukan saat bulan puasa, tetapi juga bisa diluar bulan suci Ramadhan. Ada hari-hari tertentu yang dianjurkan untuk puasa dan apabila dapat rutin dijalankan kemungkinan penyakit itu terjadi lebih kecil.
“Orang semakin tua memang semakin beresiko, tetapi jika bisa puasa tentu resiko penyakit tersebut lebih sedikit.”

0 Response to "PUASA CEGAH PENYEMPITAN PEMBULUH DARAH"

Post a Comment